Tuesday, April 12, 2011

Serupa tapi Tak Sama

1. Kodok dan Katak


Ada benang tipis yang memisahkan "Katak" dengan "Kodok" . Bagaimana membedakan Kodok dan Katak? Menurut ilmu sains, Katak itu berasal dari famili yang berbeda dengan Kodok, bertubuh langsing, berkulit tipis dan basah, serta punya loncatan yang jauh karena kaki belakangnya panjang. Sementara kodok berasal dari famili Bufonidae, bertubuh gempal, berkulit tebal dan kering, serta berkaki belakang pendek.

Kenapa Kodok dan Katak tergolong Amfibi? Karena mereka hidup di air dan di darat. Kenapa Katak bisa melompat jauh? Karena kaki belakangnya panjang dan kuat. Kenapa Kodok kalau nyebrang rel kereta api juga melompat? Soalnya kalau muter jauh... #$@%^$^&*$



2. Kaisar dan Raja


Raja memimpin sebuah bangsa, sementara Kaisar memimpin sejumlah bangsa. Wilayah yang dipimpin Raja disebut Kerajaan (Kingdom), sedangkan Kaisar memimpin Kekaisaran (Empire). 

Contohnya adalah Kerajaan Inggris (United Kingdom), yang meliputi Britania Raya dan Irlandia Utara, juga punya istilah Kekaisaran Inggris (British Empire). Bedanya British Empire tak meliputi Britania Raya dan Irlandia Utara saja, namun juga jajahan Inggris, seperti India dan Kanada.

3. Psikolog dan Psikiater



Keduanya profesi yang berbeda. Psikolog adalah ahli psikologi, tugasnya melayani curhatan serta konsultasi psikologi. Sementara itu, Psikiater adalah dokter. Jadi psikiater itu dapat juga disebut dokter kejiwaan. Dengan demikian, tentu saja psikiater mempunyai hak memberikan resep, misalnya obat anti-depressan, sementara psikolog tidak.

Perbedaan lain? Psikolog itu lulusan Psikologi. Sementara Psikiater itu lulusan Kedokteran. Apabila anda dipaksa ke psikolog barangkali anda butuh curhat, sementara jika anda dipaksa ke psikiater boleh jadi anda butuh treatment sakit jiwa.

4. Sinterklaas dan Santa Claus


Santa Claus adalah sosok yang tinggal di Kutub Utara. Sementara Sinterklaas merupakan tokoh dongeng Belanda yang dikisahkan tinggal di sebuah kastil di Spanyol. Keduanya memberi hadiah kepada anak-anak yang baik. Santa Claus ingin kita meninggalkan kue untuk dia tukarkan dengan hadiahnya. Sementara Sinterklaas, kita diharuskan menaruh rumput di sepatu, seperti yang saya lakukan dulu, untuk kudanya. Nah, rumput itu nantinya akan ditukar dengan hadiah Natal.

Sinterklaas lebih mendominasi pasar di Indonesia, daripada Santa Claus. Oh ya, soal hukuman untuk anak-anak nakal, Santa Claus akan menukar kue dengan batu arang. Sementara Sinterklaas lebih sadis, dia akan menyuruh piet hitam untuk memasukkan si nakal ke dalam karung. Piet hitam apa ya??

5. Vihara dan Klentheng


Vihara itu Bahasa Indonesia sementara Klentheng adalah Bahasa Jawa, demikian dugaan saya dulunya. Namun ternyata faktanya tidak sesederhana itu. Vihara adalah rumah ibadah umat Buddha sementara Klentheng adalah rumah ibadah umat Tridharma. Tridharma adalah gabungan Buddha, Kong Hu Chu, dan Taoisme. 

Pada zaman orde baru, dua agama terakhir tadi tidak diakui pemerintah meskipun jumlah pengikutnya cukup signifikan. Akibatnya, mereka meleburkan tempat ibadahnya bersama vihara Buddha. Ketiganya menamai diri mereka dengan sebutan Tridharma (tiga ajaran). Klentheng masih tetap eksis meskipun agama Kong Hu Chu kini sudah diakui pemerintah. Tempat ibadah khusus umat Kong Hu Chu disebut dengan istilah Lithang. Jadi jangan lupa kalau melihat tempat ibadah yang serba merah meriah, besar kemungkinan itu milik umat Tridharma.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...